Kamis, 04 Juni 2020
TUGAS KEWIRAUSAHAAN
KEWIRAUSAHAAN TOKO KELONTONG
Dosen Penanggung jawab :
Dr. Agus Purwoko. S.Hut., M.Si
Disusun oleh :
Mimi Nelfiana Tarigan
191201015
HUT 2A
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2020
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas ini dibuat untuk memenuhi syarat mata kuliah Kewirausahaan bagi mahasiswa Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing Dr. Agus Purwoko. S.Hut., M.Si selaku dosen pembimbing dalam mata kuliah Kewirausahaan dan teman-teman di lingkungan kampus yang telah ikut serta membantu dalam penyelesaian tugas ini dengan memberikan ide dan dorongan semangat.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan oleh penulis. Akhir kata semoga tugas Kewirausahaan ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Semakin canggih teknologi dan semakin pesatnya perkembangan zaman maka pengangguran akan semakin banyak hal ini disebabkan, karena sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia banyaknya tenaga manusia yang digantikan oleh tenaga mesin. Maka, masyarakat banyak memilih untuk berwirausaha demi menunjang perekonomian nya.
Salah satu usaha yang menarik untuk di lakukan contohnya toko kelontong dimanapun situasi dan kondisi toko kelontong tetap di cari oleh semua masyarakat terutama oleh kalangan ibu - ibu rumah tangga. Hal ini dikarenakan, kebutuhan akan bahan pokok atau sembako manusia semakin meningkat dan tidak pernah berkurang.
Pemilik toko kelontong yaitu buk Butet dimana hampir lebih dari 15 tahun ia berwirausaha toko kelontong. Dari awal mendirikan ruko yang ia tempati masih berpondasi tepas tidak butuh waktu lama dalam jangka 5 tahun buk Butet mampu mamperbaharui tampilan ruko nya menjadi pondasi beton. Adapun yang di jual oleh buk Butet antara lain kebutuhan pokok, sayur mayur, ikan ,peralatan rumah tangga, dll.
1.2 Profil Pemilik Usaha
Nama : Buk Butet
Alamat : JL. PENERANGAN BELAKANG TANGSI
Kecamatan: STABAT
1.3 Profil Usaha
Nama Usaha : Toko Kelontong
Jenis Usaha : Kebutuhan pokok atau sembako
Alamat : JL. PENERANGAN BELAKANG TANGSI
Kecamatan : STABAT
Pemilik : Buk Butet
BAB II
PROFIL USAHA
2.1 Deskripsi
Pemilik membuka usaha kecil menengah yang bernama “Toko Kelontong“ yang beralamat di Jalan Penerangan Belakang Tangsi, Kecamatan Stabat. Buk Butet membuka usaha toko kelontong tidak berorganisasi melainkan modal perseorangan, adapun jenis yang di perjual belikan di toko kelontong milik buk Butet seperti kebutuhan pokok atau sembako serta peralatan rumah tangga, sayur - mayur, dll.
Lokasi toko ini sangat strategis untuk dijangkauan dari arah manapun, karena bertepatan antara jalan besar dengan jalan perkampungan. Banyak dilalui kendaraan umum maupun pribadi, bukan hanya itu saja tempat yang didirikan Buk Butet mendirikan usaha juga di dukung dengan adanya kantor Lurah dan permukiman warga, lokasinya aman dan nyaman. Luas bangunan tersebut + 3 m x 4 m, sangat nyaman dan diberi fasilitas tempat parkir serta cakrok
Dengan lokasi yang sangat strategis itu akan banyak mendatangkan pelanggan. Dalam usaha ini Buk Butet memilih supplier/distributor barang dagangan. Karena jangkauannya lebih cepat, pemilik tidak mau mengecewakan pelanggan.
Konsumen akan dilayani langsung oleh Buk Butet selaku pemilik Toko Kelontong buka setiap hari pukul 09:00 wib dan tutup pukul 22:00 wib, “Toko Kelontong” selalu mengutamakan kepuasan pelanggan agar selalu datang lagi dan menjadi langganan.
2.2 Biaya Keuangan
Modal persediaan awal barang : Rp. 15.000.000,00
Biaya lain – lain seperti papan nama dll. : Rp. 1.500.000,00
Total Modal menjadi : Rp. 22.500.000,00
Total Modal menjadi : Rp. 22.500.000,00
PRODUK YANG DIPASARKAN
Beras 4 karung x Rp.300.000 : Rp.1.200.000,00
Indomie 6 dus x Rp.50.000 : Rp.300.000,00
Telor 1 peti x Rp.200.000 : Rp.200.000,00
Gula 2 karung x Rp.150.000 : Rp.300.000,00
Tepung terigu 3 karung x Rp.100.000 : Rp.300.000,00
Minyak goreng 3 dirigen x Rp.150.000 : Rp.450.000,00
Shampo 5 pack x Rp.10.000 : Rp. 50.000,00
Pasta gigi 5 pack x Rp.10.000 : Rp. 50.000,00
Makanan ringan 12 dos x Rp. 50.000 : Rp. 600.000,00
Minuman ringan 10 dos x Rp 60.000 : Rp. 600.000,00 +
Laba kotor sebulan Rp. 4.100.000,00
Tagihan listrik: Rp. 400.000,00
Uang Transportasi: Rp. 1.000.000,00
Uang kebersihan:
Rp. 200.000,00
Pulsa (PLN&elektronik) Rp. 1.500.000,00 +
Rp. 2.000.000 -
Jadi, Laba bersih perbulan adalah Rp. 1.900.000,00
2.3 Lampiran Gambar
3.1 Usaha dalam menghadapi covid19
Banyak inisiatif yang dapat dilakukan sebagai tindakan preventif penyebaran Covid-19. Di antaranya, membuat pembatas transparan di meja kasir, menggunakan masker dan penutup muka transparan dan memberikan pembatas jarak antri untuk pelanggan.
Langkah lain, menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer, serta membuka layanan pemesanan secara daring jika memungkinkan.
Langkah lain, menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer, serta membuka layanan pemesanan secara daring jika memungkinkan.
BAB III
KESIMPULAN
Usaha Toko Kelontong ini merupakan usaha yang sangat menjanjikan karena akan menghasilkan omset yang tinggi. Dengan dibuatnya perencanaan bisnis tersebut bahwa dalam membuat suatu modal usaha sendiri memerlukan pengorbanan yang cukup selain itu modal yang tidak sedikit selain itu pengalaman yang baru dalam membuat suatu usaha yang kita buat sendiri.
4.2 Saran
Saran yang ingin saya berikan adalah : jadikanlah seorang pelanggan seperti raja karena itu merupakan kunci untuk memuaskan pelanggan, agar usaha yang nantinya kita buat banyak disukai oleh pelanggan.

